Proposal Bisnis Waralaba
“PERENCANAAN DALAM WARALABA USAHA JAYA
MANDIRI PALEMBANG”
D
I
S
U
S
U
N
OLEH:
Viviani Amrina
(1721200008)
MJ62
Dosen Pembimbing:
Charisma Ayu Pramudhita, M.HRM
Tahun 2020
BAB I
PENDAHULUAN
I.
Latar
Belakang
Franchise diartikan sebagai suatu sistem pemasaran atau
distribusi barang dan jasa, di mana sebuah perusahaan induk (franchisor)
memberikan kepada individu atau perusahaan lain yang berskala kecil dan
menengah (franchisee), hak-hak istimewa untuk melaksanakan suatu sistem usaha
tertentu dengan cara yang sudah ditentukan, selama waktu tertentu, di suatu
tempat tertentu.Douglas J. Queen menyatakan bahwa Franchise ialah suatu metode
perluasan pemasaran dan bisnis. Pemegang franchise yang membeli suatu bisnis
menarik manfaat dari kesadaran pelanggan akan nama dagang, sistem teruji dan
pelayanan lain yang disediakan pemilik franchise.Menurut David J. Kaufmaan
pengertian Waralaba (Franchise) adalah sistem pemasaran dan distribusi yang
dijalankan oleh suatu institusi bisnis kecil yang memiliki jaminan dengan
membayar sejumlah uang, memperoleh hak terhadap akses pasar yang dijalankan
dengan standar operasi yang mapan di dalam pengawasan asistensi franchisor.
Menurut Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2007 pengertian
Franchise (Waralaba) adalah hak khusus yang dimiliki oleh orang perseorangan
atau badan usaha terhadap suatu sistem bisnis dengan ciri khas usaha di dalam
rangka memasarkan barang dan jasa yang sudah terbukti berhasil dan dapat
dimanfaatkan atau dipergunakan oleh pihak lain berdasarkan perjanjian franchise
(waralaba). Menurut internasional Franchise Association, Franchise merupakan hubungan kontraktual antara
franchisor dan franchisee yang menawarkan waralaba atau berkewajiban untuk
menjaga minat melanjutkan dalam bisnis franchisee di daerah tersebut, seperti
bagaimana dan pelatihan, di mana dalam franchisee beroperasi di bawah nama umum
perdagangan, format dan atau prosedur yang dimiliki atau dikendalikan oleh
franchisor, dan di mana franchisee memiliki atau akan membuat investasi modal
substansial dalam bisnis dari sumber daya sendiri.
Sehubungan
dengan syarat sahnya perjanjian waralaba antara pemberi waralaba (franchisor) dengan penerima
waralaba (franchisee), harus memenuhi ketentuan dalam Pasal 1320 KUHPerdata
sebagai berikut:
- Adanya
kesepakatan (isi atau klausul perjanjian);
-Umur para
pihak sudah mencapai 18 tahun atau sudah pernah melakukan perkawinan (cakap atau dewasa menurut hukum);
- Mengenai hal tertentu,
dalam hal ini mengenai waralaba;
- Suatu causa
yang halal, tidak bertentangan dengan undang-undang, kesusilaan, atau
ketertiban umum.
Alatberat
merupakan alat yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan
pembangunan suatu struktur bangunan. Alat berat
merupakan faktor penting didalam proyek, terutama proyek-proyek konstruksi
maupun pertambangan dan kegiatan lainnya dengan skala yang besar. Tujuan
dari penggunaan alat berat, yaitu untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan
pekerjaannya, sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah
dengan waktu yang relatif lebih singkat. Alat berat bisa dimanfaatkan untuk proses
penggalian, pengangkutan, pemadatan tanah,
dan lainnya. Contohnya: pembuatan jalan, pembangunan infrastruktur,
pengangkutan material, pemrosesan material (pencampuran beberapa material).
Alat berat konstruksi sangatlah penting bagi
proyek manufaktur yang
bermanfaat dalam menunjang proyek-proyek pemerintahan ataupun swasta dalam
proses pembangunan infrastruktur maupun kegiatan eksplore hasil tambang,
seperti: batubara dan semen.
Keuntungan-keuntungan dengan menggunakan alat berat antara lain dapat
menyelesaikan proyek dalam waktu yang sangat cepat, tenaga yang besar dan
nilai-nilai ekonomis. Kemajuan teknologi dan material industri saat ini juga
mempengaruhi perkembangan kemajuan peralatan(Alat berat) akan jenis atau model
yang diperlukan mengikuti fungsinya di lapangan.
Perdagangan bebas di era globalisasi
saat ini telah membawa perubahan yang sangat cepat dan berdampak luas bagi
perekonomian, baik dalam negeri maupun dunia internasional. Kemajuan teknologi,
informasi dan komunikasi memberikan pengaruh yang begitu besar dalam kehidupan
masyarakat. Teknologi yang begitu cepat kemajuannya telah memicu perubahan yang
besar pula terhadap perkembangan transportasi.
Di seluruh dunia terdapat berbagai
macam alat transportasi yang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing –
masing. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, tentu saja
harus mempunyai sarana transportasi darat, laut, dan udara yang baik untuk
menunjang seluruh kegiatan yang dilakukan. Transportasi merupakan kebutuhan
yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan terutama dalam
mendukung kegiatan perekonomian masyarakat. Transportasi diperlukan dalam
berbagai sektor seperti sektor pertanian, industri, pertambangan, pariwisata,
perdagangan, dan berbagai sektor lainnya.
Indonesia merupakan negara dengan
perekonomian terbesar di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) seperti terlihat pada
grafik. Menurut data Bank Dunia, perekonomian Indonesia yang diukur dengan
besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar US$ 1.042
triliun atau setara Rp 14.837 triliun pada 2018.Jumlah penduduk yang sangat
besar serta wilayah yang luas menjadi keunggulan sekaligus tantangan bagi Indonesia
dalam pembangunan maupun perekonomiannya. Beberapa lembaga internasional bahkan
memprediksi Indonesia bakal menjadi negara dengan perekonomian terbesar kelima
dunia dalam beberapa tahun mendatang.Saat terjadi krisis finansial Asia 1999,
Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena dampak cukup parah.
Perekonomian Indonesia bahkan sempat -13%. PDB domestik pada tahun tersebut
anjlok menjadi tinggal US$ 95 miliar dari tahun sebelumnya US$ 215,75 miliar.
Terdepresiasainya nilai tukar rupiah dari Rp 2000 dolar AS menjadi Rp 15 ribu
per dolar AS menjadi salah satu penyebab jatuhnya perekonomian nasional saat
itu.
Gambar 1. Proyeksi IMF: PDB Paritas
Daya Beli Indonesia
(Mencapai US$ 5,4
Triliun pada 2024)
Sumber: World Bank, 2019
Sektor industri di Indonesia saat ini,
menjadi pusat dari pembangunan dan perekonomian bangsa. Hal ini menunjukkan
semakin meningkatnya peranan industri, persaingan menjadi hal yang sangat
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Sasaran strategi utama adalah
pemenuhan kebutuhan konsumen secara tepat, baik dari sisi waktu dan dari sisi
jumlah demi menjaga loyalitas konsumen. Bisnis alat berat merupakan faktor
penting didalam suatu proyek karena
itulah bisnis alat berat tidak dapat terpisahkan dari usaha proyek pembangunan,
pertambangan, infrastruktur, dan usaha agroindustri. Karena alat berat sebagai
alat pendukung bahkan alat utama. Tujuan dari penggunaan alat-alat berat
tersebut adalah untuk memudahkan manusia dalam mengerjakan pekerjaannya,
sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih mudah dengan waktu
yang relatif lebih singkat ( Rochmanhadi, 1985 ).
Dunia industri berlomba-lomba untuk
meningkatkan kualitas pelayanan, produksi, maupun dalam segi kemampuan sumber
daya manusianya sehingga mampu menarik minat klien untuk bekerja sama. Hal ini
berkaitan dengan daya saing industri yang merupakan faktor penting bagi suatu
negara untuk dapat survive dan menjadi pemenangan dalam persaingan. Dalam
jangka panjang beberapa faktor yang menentukan keunggulan kompetitif suatu
perusahaan adalah kemampuan untuk menciptakan barang dan jasa dengan biaya yang
lebih rendah secara berkelanjutan. Harga yang lebih rendah dari pesaingnya akan
menarik minat konsumen sehingga akan menjadi keunggulan kompetitif tersendiri
bagi perusahaan. Namun melihat kondisi Indonesia saat ini, untuk dapat
memproduksi barang dan jasa dengan biaya yang lebih rendah dari pesaingnya
masih sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan sistem supply chain
managementmasih belum memadai atau masih jauh dari memuaskan. Oleh karena itu,
sistem supply chain managemen (scm) harus terus berbenah untuk melakukan
perbaikan sehingga mampu menekan harga jual barang yang lebih rendah dari
pesaing.
Menurut Pujawan (2010) dalam
kristiawan dan Tarigan (2014) menyatakan bahwa supply chain (sc) merupakan
jaringan perusahaan-perusahaan yang secaara bersama-sama bekerja untuk
menciptakan dan menghantarkan suatu produk ketangan pemakai akhir.
Perusahan-perusahaan tersebut biasanya termasuk suppliyer, manufaktur,
distributor, ritel, serta perusahaan-perusahaan pendukung seperti perusahaan
jasa logistic. Hubungan antara supply chain management dengan logistic yaitu
bahwa supply chain management merupakan bagian penting dari manajemen logistic
sebagai salah satu pendukung dalam aliran distribusi atau arus material
(Hendayani, 2011) dalam kristiawan dan Tarigan (2014).
Sektor industri masih menjadi kontribusi terbesar
bagi perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Produk
Domestik Bruto (PDB) sektor industri 2018 mencapai Rp 2.947,3 triliun atau
19,82% terhadap PDB nasional yang sebesar Rp 14.837 triliun. Kontribusi
terbesar kedua adalah sektor perdagangan dengan nilai Rp 1.932 triliun atau
sebesar 13% terhadap PDB dan terbesar ketiga sektor konstruksi Rp 1.562 triliun
atau 11% terhadap PDB seperti terlihat pada grafik di bawah ini.Sebagai
informasi, perekonomian nasional pada 2018 tumbuh 5,17%. Sementara
sektor industri hanya tumbuh 4,25%, perdagangan 4,39% dan konstruksi 5,58%.
Adapun sektor yang mencatat pertumbuhan terbesar adalah sektor jasa lainnya,
yakni mencapai 9,08%.
Gambar 2.
Konstruksi Sektoral terhadap PDB 2018
Sumber: Badan Pusat
Statistik (BPS),6 Feb 2019
Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Besar dan Sedang (IBS)
Sumatera Selatan triwulan III tahun 2019 naik sebesar 7,62 persen (q-to-q) dibanding triwulan II tahun 2019. Peningkatan pertumbuhan
produksi IBS pada triwulan III tahun 2019 ini utamanya disumbang oleh kenaikan
pertumbuhan industri kertas dan barang dari kertas (KBLI 17)dan industri
makanan (KBLI 10) yang mengalami peningkatan pertumbuhan produksi masing-masing
sebesar 33,02 persen dan 15,14 persen.Pertumbuhan produksi IBS untuk nasional
pada triwulan III tahun 2019 secara q-to-q meningkat sebesar
5,13 persen, dan secara y-on-y meningkat sebesar 4,35 persen.
Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK)
Sumatera Selatan triwulan III tahun 2019 naik sebesar 0,13 persen (q-to-q) dibanding triwulan II tahun 2019. Peningkatan pertumbuhan
produksi ini dipengaruhi oleh pertumbuhan positif dari beberapa industri,
antara lain industri mesin dan perlengkapan ytdl (KBLI 28) naik 24,61 persen
dan industri tekstil (KBLI 13) naik 7,52 persen, sedangkan industri bahan kimia
dan barang dari bahan kimia (KBLI 20) mengalami penurunan produksi tertinggi
sebesar minus 19,21 persen.
Pertumbuhan produksi Industri Manufaktur Mikro dan Kecil (IMK)
Sumatera Selatan triwulan III tahun 2019 naik sebesar 13,79 persen (y-on-y)
dibanding triwulan III tahun 2018. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada industri
kayu, barang dari kayu, barang dari kayu dan gabus dan barang anyaman dari
bambu, rotan dan sejenisnya (KBLI 16) sebesar 52,01 persen, sedangkan IMK
dengan pertumbuhan produksi terendah adalah industri kulit, barang dari kulit
dan alas kaki (KBLI 15) dengan pertumbuhan sebesar minus 17,41
persen.Pertumbuhan produksi IMK untuk nasional pada triwulan III tahun 2019
secara q-to-q mengalami
peningkatan sebesar 0,29 persen dan secara y-on-y meningkat sebesar 6,19
persen.
Proyek Strategis Nasional (disingkat PSN) adalah proyek-proyek infrastrukturIndonesia pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo yang dianggap strategis dalam
meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan di daerah. PSN diatur melalui Peraturan
Presiden, sementara pelaksanaan proyeknya dilakukan secara langsung
oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan/atau badan
usaha serta Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU), dengan
mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri. Landasan hukum dari Proyek
Strategis Nasional adalah Peraturan Presiden No 3 Tahun 2016 yang direvisi
menjadi Peraturan Presiden No 58 Tahun 2017 dan Peraturan Presiden No 58 Tahun
2018.
Gambar 3. Proyek
Strategis diIndonesia
Pada gambar 3, dapat dilihat bahwa data yang berdasarkan Peta Proyeks
Strategis Nasional diIndonesia pada tahun 2016 sampai dengan 2019, yaitu Pulau Sumatra, 61 proyek, Rp 638
triliun; Pulau Kalimantan, 24 proyek, Rp 564 triliun; Pulau Jawa, 93 proyek, Rp 1.065 triliun; Pulau Sulawesi, 27 proyek, Rp 155
triliun; rMaluku, dan Pulau Papua, 13 proyek, Rp 444
triliun; serta Bali, dan Nusa Tenggara, 15 proyek, Rp 11
triliun. Menurut hasil data peta proyek strategis disumatera, terletak diurutan
ke-2 dari atas secara nasional.
DiSumatera
Selatan pada tahun 2020 bakal ditopang oleh pembangunan sejumlah proyek
infrastruktur strategis nasional.Kepala Perwakilan BI Sumsel Yunita
Resmi Sari di Palembang, Kamis, mengatakan Bank Indonesia memproyeksi
pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan tahun depan berada di kisaran 5,7 persen -
6,1 persen karena didorong oleh investasi.
“Peluang
yang besar ditandai dengan proyek pembangunan jalan Tol
Trans-Sumatera di Sumatera Selatan, ini tentunya bisa mendongkrak investasi di
Sumsel”,menurut Kepala Perwakilan BI Sumsel.
Tercermin dari kinerja pada triwulan III/2019 sebesar 5,67 persen atau di atas
pertumbuhan ekonomi nasional dan regional Sumatera. Sehingga, BI memproyeksikan
pertumbuhan ekonomi Sumsel dapat meningkat dalam kisaran 5,6 persen-6,0 persen
pada tahun 2019. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan berada di sekitar
5,1 persen pada 2019 dan akan meningkat dalam kisaran 5,1 persen-5,5 persen
pada tahun 2020.
Dengan hasil data mengenai usaha/perusahaan, dan pemerintahan yang
memiliki peningkatan yang tinggi dari tahun 2017 sampai dengan 2019 mengenai
kegiatan proyek industri infrastruktur, pertambangan, pembangunan, konstruksi,
dan lainnya. Perdagangan industri dan konstruksi sebagai penghasilan utama yang
diutamakan pemerintahan. Karena pemerintahan sangat mendukung program usaha
yang dapat meningkatkan perekonomian indonesia dengan waktu yang cukup singkat,
dan juga pembangunan infrastruktur yang lebih baik lagi dalam membangun dan
memajukan seluruh infrastruktur diindonesia. Keberadaan infrastruktur yang
memadai akan berkontribusi pada kelancaran produksi maupun distribusi barang
dan jasa yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara dan meningkatkan
pemerataan ekonomi di wilayah-wilayah. Infrastuktur tentunya juga dapat
mendorong minat investor asing maupun domestik untuk menanamkan modalnya di
Indonesia.
Usaha Jaya Mandiri Palembang berkeinginan dalam membantu pemerintah
dan masyarakat lainnya dengan cara melalukan usaha dibidang sparepart dan undercarriedge
alat berat. Karena jumlah proyek yang selalu meningkat maka para pelaku usaha
dibagian mandor, karyawan, freelance, dan lainnya. Pelaku usaha tersebut
membantu mempercepat proses memperbaikki alat yang terjadi kerusakan, oleh
karena itu Usaha Jaya Mandiri berperan cukup penting dalam meningkatkan
perekonomian indonesia dan pertumbuhan & perkembangan infrastruktur diIndonesia.
Agar dapat memicu Investor-investor luar negeri agar dapat menanamkan modal
saham diIndonesia.
Peluang untuk Usaha Jaya Mandiri sangat luas dikota Palembang. Karena
pesaing yang masih sedikit dengan produk yang sejenis dapat dijadikan aspek
yang sangat baik dalam proses pengembangan Usaha Jaya Mandiri. Jumlah
perusahaan konstruksi dipulau sumatera dapat mencapai 6.732 perusahaan swasta
ataupun negri pada tahun 2018.
Usaha Jaya mandiri adalah usaha kecil
yang didirikan oleh Bapak Karim pada tahun 2002. Alasan mengapa bapak Karim
ingin membuka usaha Jaya Mandiri, yaitu: dikarenakan bapak Karim pernah bekerja
diusaha dengan bidang yang sejenis dan itu telah berjalan cukup lama. Sampai
akhirnya pemilik usaha atau bos dari bapak karim memberikan tindakan yang tidak
sewajarnya / pilih kasih dengan karyawan yang baru bekerja dengan pembagian
hasil kerja yang tidak sesuai. Hingga pada tahun 2002, bapak Karim akhirnya
mengundurkan diri dan membuka usaha kecil dipasar cinde, palembang.
Hingga pada tahun 2006, akhirnya bapak
Karim melakukan pemindahan lokasi usaha yang lebih baik dari sebelumnya. Usaha
Jaya Mandiri menyewa ruko selama 2 tahun dan akhirnya memilih untuk membeli
ruko tersebut didaerah pasar cinde jalan letnan jaimas no.34. Usaha Jaya
Mandiri ini terus berkembang sedikit demi sedikit hingga akhirnya sampai
ditahun 2016. Ditahun tersebut pelaku usaha yaitu bapak Karim ingin membuka
cabang dijalan sultan mahmud badaruddin 2 km10 no11, alang-alang lebar
palembang.
Usaha Jaya Mandiri yang didirikan oleh
Bapak Karim dan sekarang diturunkan ke generasi ke dua, yaitu: Gautama. Usaha
ini dibuka pada jam 09:00 sampai dengan
17:00. Mendapatkan kerja lembur apabila barang masuk yang meningkat tinggi.
Usaha ini juga memperkerjakan karyawan sebanyak 6 orang. Karyawan ini juga
mendapatkan tugasnya masing-masing yaitu: 2 bagian pengantaran, 1 bagian nota
dan bagian administrasi, 3 bagian melayani dan mencari produk. Kompensasi yang
diberikan sesuai dengan kinerja pengetahuan dan keterampilan.
Usaha Jaya Mandiri memiliki pesaing
yang sejenis, yaitu Unico, Utama Diesel, Power Traktor, Utama Motor. Pesaing
tersebut yang ada disekitar lokasi usaha Jaya Mandiri. Usaha Jaya Mandiri juga
bekerja sama dengan usaha yang terletak dipalembang seperti Sukses Diesel
Mandiri, Asen Hose, usaha lainnya.
Usaha Jaya mandiri ini didirikan
dengan tujuan untuk memenuhi kehidupan pemilik dan keluarganya, menunjukkan
kepada semua orang bahwa “jika ada kemauan dan usaha dalam menghadapi
tantangan, masalah, dan penyebab lainnya, maka akan berhasil dan dapat menuju
keberhasilan dari suatu usahanya sendiri”, dapat membantu masyarakat yang
sedang membutuhkan lapangan pekerjaan.
Visi usaha Jaya Mandiri yaitu Menjadi
perusahaan perdagangan suku cadang terbaik dan terlengkap yang dikelola secara
profesional. Misi Usaha Jaya Mandiri yaitu: Selalu memberikan pelayanan yang
terbaik bagi konsumen dan berusaha untuk menjadi perusahaan penyedia sparepart,
dan undercariedge dengan kualitas yang baik, menyediakan garansi dengan
menerapkan sistem layanan purna jual yang baik, Secara terus-menerus
mengembangkan variasi produk dan servis yang inovatif untuk melayani dan
memuaskan seluruh stakeholder kami.Melakukan segala upaya untuk menjadi
perusahaan yang terintegrasi dengan standar terkemuka di Corporate Social
Responsibility.
Usaha Jaya Mandiri menjual produk yang
sesuai dengan standar kualitas produk. Usaha ini lebih dominan menjual
produknya kepada perusahaan, pemakai sendiri, dan freelance. Usaha Jaya mandiri
mengutamakan kesehatan suatu konsumen dan karyawan usaha (dengan menyediakan
obat P3K, menjaga kebersihan lingkungan, menyediakan sabun cuci tangan / hand
sanitizer), produk yang diberikan pun sesuai dengan keinginan pelanggan
(sebelum proses pemilihan produk, karyawan Usaha Jaya Mandiri akan menanyakan
mengenai keperluan konsumen, menjelaskan informasi-informasi mengenai produk,
kualitas produk, proses pemasangan dan penggunaan, daya tahan, merek produk,
harga produk, dan kegunaan, fungsi, manfaat).
Usaha Jaya Mandiri memiliki suatu ciri
khas, yaitu proses dalam memberikan pelayanan yang sangat ramah dan skill dalam
pengetahuan yang baik, produk yang tersedia bervariasi dan beragam merek dengan
kualitas, harga suatu produk, proses pemesanan pun bervariasi melalui media
sosial, telepon, dan secara langsung. Usaha Jaya Mandiri juga menerima sistem
pengiriman produk dan pengambil produk contoh (produk yang mengalami kerusakan
sebagai contoh produk), serta menerima pemesanan inden luar kota dengan jangka
waktu yang sesuai (jangka waktu yang sesuai dalam artian kesepakatan jangka
waktu pemesanan dan penerimaan produk yang sesuai).
Sumber: Penulis, 2020
Berdasarkan gambar 4. Hasil data
penyebaran kuisioner dengan jumlah responden sebesar 32 responden. Konsumen dan
pelanggan yang membeli produk diUsaha Jaya Mandiri yang berjenis kelamin
perempuan sebesar 21,9%. Konsumen dan pelanggan yang berjenis kelamin Laki-laki
sebesar 78,1%. Usia konsumen dan pelanggan yang pernah membeli produk diUsaha
Jaya Mandiri 20-30 tahun sebanyak 81,3%, 31-40 tahun sebanyak 9,4%, 41-50 tahun
sebanyak 5,7%, sedangkan umur diatas 60 tahun sebanyak 3,6%. Dari hasil
analisis data kuisioner diatas 78% konsumen yang membeli produk di usaha jaya
mandiri adalah laki-laki dan sekitar usian dari 20-40 tahun.
Berdasarkan
gambar 5. Hasil data penyebaran kuisioner dengan jumlah responden
sebesar 32 responden.
Konsumen dan pelanggan yang membeli produk diUsaha Jaya Mandiri yang Memiliki
pekerjaan berjenis wiraswasta sebesar 15,6%, karyawan/pekerja sebanyak 34,4%, mandor proyek sebesar 6,3%,
freelance sebesar 9,4%, mahasiswa sebanyak 15,6%, kontraktor yang besarnya
6,2%, pengangguran sebesar 5,4%, dan mitra gojek sama besarnya dengan mahasiswi
yaitu 3,5%.
Dari hasil analisis diatas menyatakan
bahwa rata-rata karyawan dan wiraswasta yang membeli produk di usaha jaya
mandiri dengan pendapatan Rp. 3.000.000 sampai dengan diatas Rp. 5.000.000.
Sedangkan Karyawan, Mandor Proyek, dan Mahasiswa dengan rata-rata
berpenghasilan sekitar Rp. 1.000.000 sampai dengan Rp. 3.000.000. Mahasiswa
yang dimaksud adalah mahasiswa yang masih kuliah dan kerja paruh waktu ataupun
penuh waktu . Dan Usaha jaya mandiri menyediakan produk dengan harga yang
terjangkau dapat dilihat dari hasilnya konsumen yang membeli produk di usaha
jaya mandiri dengan rata-rata berpenghasilan dari Rp. 1.000.000 hingga Rp.
5.000.000 keatas cukup merata.
Sumber: Penulis, 2020
Menurut Gambar 6. Responden yang
membeli produk yang tersedia diusaha Jaya Mandiri, yang berdasarkan harga yang
terjangkau, harga yang sesuai dengan kualitas, harga produk yang memiliki daya
saing dibandingkan kompetitor lain, harga yang sesuai dengan kuantitas produk
yang ditawarkan. Hasil dari kuisioner yang telah dianalisis mengatakan
responden yang mengatakan harga produk yang terjangkau dengan memilih sangat
setuju sekitar 37,5%, responden yang memilih setuju sekitar 37,5%, responden
yang memilih netral sekitar 25%. Hasil dari kuisioner yang telah dianalisis
mengatakan responden yang mengatakan harga produk yang sesuai dengan kualitas,
dan memilih sangat setuju sekitar 25%, responden yang memilih setuju sekitar
62,5%, responden yang memilih netral sekitar 12,5%. Hasil dari kuisioner yang
telah dianalisis mengatakan responden yang mengatakan harga produk yang
memiliki daya saing dibandingkan dengan kompetitor lain dengan memilih sangat
setuju sekitar 31,3%, responden yang memilih setuju sekitar 43,8%, responden
yang memilih netral sekitar 25%.
Hasil dari kuisioner yang telah
dianalisis mengatakan responden yang mengatakan harga produk yang sesuai dengan
manfaat produk, dengan memilih sangat setuju sekitar 28,1%, responden yang
memilih setuju sekitar 46,9%, responden yang memilih netral sekitar 25%.
Sumber: Penulis, 2020
Menurut Gambar 7. Responden yang
membeli produk yang tersedia diusaha Jaya Mandiri, yang berdasarkan kinerja
yang baik dalam segi kemudahan untuk dipakai, standar penjualan alat berat,
daya tahan yang baik, kemungkinan kerusakan produk yang sangat kecil. Hasil
dari kuisioner yang telah dianalisis mengatakan responden yang mengatakan
kinerja yang baik dalam segi kemudahan untuk dipakai dengan memilih sangat
setuju sekitar 34,4%, responden yang memilih setuju sekitar 46,9%, responden
yang memilih netral sekitar 18,8%.
Hasil dari kuisioner yang telah
dianalisis mengatakan responden yang mengatakan standar penjualan alat berat,
dan memilih sangat setuju sekitar 21,9%, responden yang memilih setuju sekitar
53,1%, responden yang memilih netral sekitar 25%. Hasil dari kuisioner yang
telah dianalisis mengatakan responden yang mengatakan daya tahan yang baik
dengan memilih sangat setuju sekitar 18,8%, responden yang memilih setuju
sekitar 53,1%, responden yang memilih netral sekitar 28,1%. Hasil dari
kuisioner yang telah dianalisis mengatakan responden yang mengatakan
kemungkinan kerusakan produk yang sangat kecil, dengan memilih sangat setuju
sekitar 18,8%, responden yang memilih setuju sekitar 31,3%, responden yang
memilih netral sekitar 50%.
Sumber: Penulis, 2020
Menurut Gambar 8. Responden yang
membeli produk yang tersedia diusaha Jaya Mandiri, yang berdasarkan bervariasi
jenis produknya, tersedia merek yang populer dimasyarakat.
Hasil dari kuisioner yang telah
dianalisis mengatakan responden yang mengatakan pembelian produk
berdasarkan banyak varian produknya
dengan memilih sangat setuju sekitar 26,1%, responden yang memilih setuju
sekitar 46,9%, responden yang memilih netral sekitar 25%. Hasil dari kuisioner
yang telah dianalisis mengatakan responden yang mengatakan pembelian produk
berdasarkan merek yang populer dimasyarakat dan memilih sangat setuju sekitar
40,6%, responden yang memilih setuju sekitar 40,6%, responden yang memilih
netral sekitar 15,6%, sedangkan responden yang memilih tidak setuju sekitar
3,2%.
Menurut Gambar 9. Proses pembelian
langsung yang dilakukan responden cukup besar terhadap produk yang tersedia
diusaha Jaya Mandiri. Hasil dari kuisioner yang telah dianalisis mengatakan
responden yang memilih sangat setuju sekitar 28,1%, responden yang memilih
setuju sekitar 43,8%, responden yang memilih netral sekitar 28,1%.
Menurut Gambar 10. Minat responden
cukup besar terhadap produk yang tersedia diusaha Jaya Mandiri. Hasil dari
kuisioner yang telah dianalisis mengatakan responden yang memilih sangat setuju
sekitar 26,9%, responden yang memilih setuju sekitar 57,7%, responden yang
memilih netral sekitar 7,7%, sedangkan responden yang memilih tidak setuju
sekitar 7,7%.
Berdasarkan gambar 11 dan 12, maka
dapat disimpulkan bahwa konsumen sangat loyalitas terhadap usaha jaya mandiri
dan kepuasan konsumen yang cukup tinggi. Dibuktikan bahwa konsumen ingin usaha
jaya mandiri dapat dikembangkan lagi dari produk, tempat usaha, dan juga sistem
manajemennya.
BAB II
GAMBARAN UMUM USAHA
2.1 Profil Usaha
Usaha Jaya Mandiri terletak di jalan
Letnan Jaimas no.34, kec bukit kecil 24 ilir palembang. Usaha Jaya Mandiri ini memasarkan produk merek jimco-nya dari hasil
kerja sama dengan perusahaan
Jimco Indonesia yang telah mempercayai kepada usaha Jaya Mandiri dalam memasarkan
dan mengembangkan produk merek jimco yang mementingkan
kualitas dari produknya. Kualitas produk jimco pun dijaga dari bahan
baku pembuatan produk, bentuk produk, pengemasan, dan cara pemasaran dalam
penjualan produk jimco tersebut. Di Palembang belum ada pesaing usaha dengan menjual produk
jimco yang menggunakan konsep bisnis waralaba, hal inilah yang menjadi
keunggulan dari Usaha Jaya Mandiri Palembang.
Usaha Jaya Mandiri Palembang sudah
berdiri sejak tahun 2002.
Berawal dari kebiasaan pemilik yang menjual produk ditempat kerjanya dulu,
hingga membuka usaha sendiri dan bekerja sama dengan perusahaan Jimco
Indonesia, usaha Jaya Mandiri Palembang mulai mencoba untuk memasarkan produk
utama Jimco. Dengan modal kepercayaan diri dan tekun dalam mempelajari
cara memasarkan dan mengembangkan produk
jimco,usaha Jaya Mandiri Palembang mencoba untuk menjual produk jimco.
Seiring
perkembangan usaha Jaya
Mandiri Palembang
mempelajari dari proses penjualan dan pemasaran untuk mengembangkan produk
jimco, dan akhirnya pelaku usaha mendapatkan ilmu-ilmu mengenai produk jimco
sampai ke inti produk. Setiap tahun penjualan Usaha Jaya Mandiri Palembang
mengalami peningkatan. Hingga tahun ini Jaya Mandiri Palembang dapat menjual
rata-rata per hari nya sekitar
40 jenis produk jimco yang beragam. Usaha Jaya Mandiri Palembang dengan mewaralabakan nama usaha yang
fokus terhadap produk jimco. Franchisee diharuskan mengikuti
kontrak kerja yang sudah didiskusikan bersama.Terdapat tiga jenis produk jimco yang ada yaitu filter
solar/fuel filter, filter oli/lube filter, air filter/air cleaner.
Usaha Jaya Mandiri ini menjual
produk-produk, seperti: filter (oli, solar, separator, air cleaner). Harga yang
tersedia pun tergantung part number produk, harga filter solar dan oli yang dimulai
dari Rp.40.000 - Rp.1.000.000 dan air cleaner dimulai dengan harga Rp. 150.000
- Rp. 1.300.000 . Manfaat dari produkpun berbeda-beda.
2.2
Strategi Pemasaran Perusahaan Terhadap Pesaing
2.2.1. Produk (product)
Gambar 4.3.1 Logo Usaha
Sumber: Pemilik Usaha, 2020
Arti warna pada logo usaha
-
Warna Merah melambangkan energi, cinta, passion, kehendak, dan
determinasi.
-
Warna Biru melambangkan sebagaimenginspirasi untuk memberikan persepsi
profesional, amanah, dan percaya diri.
2.2.2. Harga(price)
Produk di Usaha
Jaya Mandiri juga termasuk produk yang jarang dijumpai
di toko-toko. Harga yang tersedia pun tergantung merek produk, dimulai dengan
harga Rp.10.000 - Rp.40.000 untuk baut, harga filter yang dimulai dari
Rp.40.000 - Rp.750.000, seal yang dimulai Rp.200.000 - Rp.500.000, sedangkan
undercariage dimulai dengan harga Rp.700.000 - Rp.32.000.000.
2.2.3. Promosi(Promotion)
Supaya
usaha Jaya Mandiri dapat berjalan dengan maksimal tentunya diperlukan strategi
pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran produk yang kami lakukan dengan
cara cita pengemasan yang baik, dan kualitas yang sesuai dengan manfaat
produknya. Pemasaran sebuah bisnis kini juga bisa dilakukan memanfaatkan
melalui media social,seperti facebook,instagram,dll agar keberadaan
bisnis usaha Jaya Mandiri mudah diketahui masyarakat luas dan bisa berjalan
lebih lancar.
2.2.4. Tempat (Placement)
Untuk
tempat kami memilih lokasi yang keberadaannya dilewati banyak orang. Lokasi ini
nanti bisa menentukan lancar tidaknya dalam sebuah bisnis. Pemilihan lokasi
usaha bisa dilakukan di berbagai tempat. Beberapa lokasi strategis yang bisa dijadikan
sebagai tempat usaha diantaranya di dekatpusat perbelanjaan(pasar), pusat kota
dan berbagai lokasi lain yang mudah dijangkau masyarakat.
2.3 Analisi SWOT
Strength ( kekuatan)
Kekuatan terbesar Produk bukan hanya
ada pada harga tetapi di sistem pemasaran, kualitas produk, fasilitas. Adapun
rincian sbb:
a.
Produk memiliki
pengemasan yang berkualitas sesuai pilihan.
b.
Pemasaran produk
yang mulai mengikuti era modern memanfaatkan social media.
c.
Harga produk yang
bersaing dengan kompetitor lain.
d.
Produk yang cukup
lengkap
e.
Dapat menerima
pemesanan online
f.
Dapat mengirim
produk ke luar kota
g.
Sistem pembayaran
pun beraneka ragam dari cash, transfer, dan ovo.
h.
Produk yang
berkualitas sesuai dengan harga, manfaat, kegunaan, brand
i.
Menjaga Kepuasan
dan Loyalitas Konsumen
Weakness (kelemahan)
kelemahan dalam produk diusaha Jaya
Mandiri, rincian sbb :
a.
Pesaing dengan
produk yang sejenis.
b.
Pemintaan konsumen
yang terus berubah.
c.
Berpacu dengan era
digital.
Oportunity (peluang)
Peluang dalam penjualan produk pada
umumnya relative tergantung dari pemasaran, kualitas produk dan service.
Rincian nya sbb
a.
Memiliki peluang
besar karena diferensiasi produk yang begitu signifikan.
b.
Dapat dibeli dan
digunakan oleh semua kalangan yang terkait alat berat.
c.
Melayani sistem
inden agar dapat memenuhi kepuasan pelanggan.
d.
Mendapatkan
potongan harga special jika pembeli membeli dengan kuantity besar
e.
Dapat membuka
cabang
f.
Menjual
produk-produk yang belum tersedia
g.
Memperbaikki
hal-hal yang kurang Ancaman
Threats ( ancaman)
Ancaman untuk sebuah produk yang baru
berkembang memang sangat besar dan fondasi produk yang masih rapuh. Rincian sbb
:
a. Produk yang masih baru belum
mendapatkan kepercayaan konsumen
b. Sistem internal pemasaran yang
masih menggunakan sistem manual
c. Sedikit nya varian produk
2.4.
Aspek Teknik
2.4.1 Layout Lokasi
Gambar 2.4.1. Maps Usaha Jaya Mandiri
Sumber: google maps
2.4.2 Layout Tempat Usaha
Gambar 4.5.2 Layout Usaha Jaya Mandiri
Lantai 1 dan 2
Sumber: Penulis, 2020
2.5 Aspek
Manajemen
2.5.1 Job
Description / Struktur Organisasi Usaha Jaya Mandiri
Gambar 2.5.1 Struktur Organisasi
Sumber: penulis, 2020
2.5.2 Tugas
Berdasarkan Struktur Organisasi
Struktur Organisasi yang ada di Usaha
Jaya Mandiri yaitu struktur yang telah diatur sedekimian rupa oleh pemilik
usaha. Dengan mendalami kriteria-kriteria yang ada pada pekerja, mengenai
skill, perilaku, sikap, serta informasi lainnya. Dengan begitu usaha Jaya Mandiri
dapat menciptakan kinerja organisasi yang efisien dan efektif. Dalam suatu
organisasi pembagian tugas, penetapan kendudukan, pembatasan kekuasaan dan
wewenang adalah sangat penting, karena dengan demikian akan diketahui siapa
yang bertanggung jawab dan kepada siapa harusdipertanggung
jawabkan.
Dalam rangka menunjang kelancaran
pelaksanaan berbagai aktivitas atau kegiatan usaha, maka Usaha Jaya Mandiri telah menyusun
pembagian tugas dan wewenang tangggung jawab masing-masing bagian.Berdasarkan struktur organisasi yang telah
disusun oleh Usaha Jaya Mandiri, maka berikut akan dijelaskan tugas serta
tanggung jawab masing- masing elemen antara lain:
1. Kepala Usaha
Kepala usaha merupakan pimpinan
tertinggi atau pemegang kekuasaan tertinggi dalam usaha. Adapun tugas dan
tanggung jawab suatu usaha sebagai berikut:
a. Memimpin dan mengendalikan,
berbagai aktivitas usaha sehari-hari dan bertanggung jawab
terhadap tujuan usaha secarakeseluruhan.
b. Menetapkan kebijakan dalam rangka
pencapaian tujuan usaha.
c. Memberikan petunjuk dan pengarahan
kepada setiap bagian.
d. Mengawasi kerja para bawahan yang
melakukan tugas dan tanggung
jawab masing-masing.
e. Meminta
tanggung jawab dari masing-masing bagian setiap akhir
periode.
2. Kepala Pekerja
Tugas pokok kepala pekerja adalah
mengawasi Divisi penjualan. Selain itu kepala pekerja bertugas sebagai
berikut:
a.
Bertanggung
jawab penuh terhadap target yang diberikan.
3. Accounting/Notaris
Bagian ini bertugas mencatat segala
transaksi yang berhubungan dengan semua Pembelian maupun penjualan serta
menyajikannya dalamlaporan keuangan
4. ADM/Kasir
Kasir bertanggung
jawab atas:
a. Seluruh kegiatan yang berhubungan
dengan pembayaran danpenerimaan uang yang sesuai dengan ketentuan dan
peraturan Usaha.
b. Menerima pembayaran uang muka
penjualan, hasil penjualan usaha.
c. Membuat kwitansi uang muka, titipan
baik itu tunai maupun kreditsesuai dengan program usaha.
d. Menyetor penerimaan harian ke Bank
yang dilakukan setiap hari.
e. Membuat permohonan penambahan kas
kecil sebelum kas habis.
f. Membuat
laporan penerimaan dan pengeluaran kas setiap harinya.
g. Membuat laporan perincian
penerimaan kas setiap harinya.
h. Bertanggung
jawab kepada kepala
usaha.
5. Wakil Kepala Pekerja
Bagian ini
bertugas antara lain:
a. Membuat catatan laporan penjualan
baik harian,mingguan dan bulanan.
b. Menerima konsumen untuk pembelian
produk.
c. Membuat permintaan produk dari
konsumen.
6. Pekerja
Bagian ini bertugas antara lin:
a.
Membantu
dalam melayani konsumen.
b.
Mencari
produk yang sesuai dengan permintaan konsumen.
c.
Mengantarkan
produk kepadan konsumen.
2.6 Aspek Keuangan
Laporan Keuangan yang ada di Usaha
Jaya Mandiri pada 2 tahun terakhir, yaitu 2018 dan 2019. Usaha ini menggunakan
Laporan Laba Rugi yang sederhana.
Gambar 2.6.1 Laporan Laba Rugi pada
tahun 2018
Sumber: pemilik usaha, 2020
Gambar 2.6.2 Laporan Laba Rugi pada tahun 2019
BAB III
Segmentasi,
Targeting, Positioning Usaha
Semakin meningkatnya jumlah kontruksi alat berat di Indonesia pada saat ini, maka usaha
membuka usaha sparepartbisa dijadikan salah satu pilihan untuk berinvestasi
dalam jangka panjang. Untuk memulai sebuah perencanaan dalam membuka usaha
sparepart, tahap pertama yang harus diperhatikan yaitu masalah lokasi, prediksi
tentang segmen pasar dan juga usaha sejenis.
1. Segmentasi
Pemasaran konsumen, variable segmentasi utama adalah unsur :
- Geografis:
adapun lokasi yang akan kami tempati dalam usaha ini adalah, radius 5Km
terdapat banyak alat berat dalam proses pembangunan, seperti : pemukiman
penduduk, perkantoran, pabrik, dan pusat keramaian kota. Penduduk palembang
yang berusia sekitar 15-64 tahun yang memiliki jumlah penduduk sekitar
5.700.320 jiwa.
- Demografis:
sasaran konsumennya adalah pekerja yang memerlukan service standar atau sesuai
prosedur perawatan, penggantian sparepart dan perbaikan-perbaikan kecil. semua
kalangan yang mempunyai pekerjaan dibidang kontruksi alat berat, tidak menentu
usia, ukuran pendapatan, maupun siklus hidup keluarga. Target utama yang kami
tuju adalah masyarakat yang sudah berpenghasilan diusia 17 tahun keatas.
- Psikografis
: secara psikografis, usaha sparepart ini tidak memandang orang berdasarkan
kelas social, gaya hidup, maupun kepribadain seseorang, semua kalangan bisa
menjadi konsumen pada usaha ini. Akan tetapi pada usaha ini terdapat beberapa
macam model produk, jenis alat, nomor produk, mencakup mandor pengguna alat
berat yang memerlukan service standar atau sesuai prosedur perawatan,
penggantian sparepart dan perbaikan-perbaikan kecil. Memiliki sasaran konsumen
yang lebih sempit, untuk market ini biasa lokasi tidak menentukan, karena
pelanggan biasa didapat dari promosi mulut ke mulut maupun media masa. Untuk
penerimaan permintaan konsumen yang cukup langkah, memiliki sisi keuntungannya
yaitu nilai jasa pelayanan yang dihargai lebih tinggi dibanding usaha sparepart
pada umumnya.
- Perilaku
: Terdiri dari semua kelompok yang memiliki pengaruh langsung / tidak langsung
terhadap sikap atau perilaku seseorang. Kelompok yang memiliki pengaruh
langsung terhadap konsumen, Keluarga adalah organisasi pembelian konsumen yang
paling penting dalam masyarakat dan telah menjadi obyek penelitian yang
ekstensif. Karena anggota keluarga merupakan kelompok acuan primer yang paling
berpengaruh dan masing-masing anggota yang ada di dalam keluarga merupakan
sasaran respons konsumen.
2. Targeting
Usaha Jaya Mandiri ini menjual produk-produk yang terkait
alat berat, seperti sparepart, undercarriage, seal kit group. Penjualan yang
dilakukan oleh usaha Jaya Mandiri, yaitu: langsung dan online. Target pasar
yang digunakan usaha Jaya Mandiri adalah Kota Palembang dan wilayah sekitarnya.
Jenis target pasar untuk usaha Jaya
Mandiri ini, yaitu:
-
Pekerja
Kantoran : Mereka kerja di tengah maupun pinggir kota pada segment ini
kondisi mesin alat berat yang sangat diperhatikan sama pekerja kantoran mereka
akan membuat lebih irit ada juga yang lebih mementingkan tenaga alat
berat/kontruksi agar perkerjaan tersebut dapat diselesaikan dari waktu yang diberikan.
- Pelaku
wirausaha sejenis : segment ini hampir memiliki sifat yang sama dengan para
pekerja di tengah maupun pinggir kota.
- Perusahaan Konstruksi: banyaknya alat berat
dapat dimanfaatkan dengan baik apabila memberi kesan yang baik, karena karyawan
perusahaan memiliki sifat promosi dari mulut ke mulut dengan baik.
- Dealer
jual beli alat berat: banyak sekali alat berat yang bekas mereka kumpulkan ada
beberapa dari mereka yang memiliki mekanik sendiri ada pula yang belum, bagi
dealer yang belum kami akan memberlakukan kebijakan khusus sama seperti
perusahaan/individu kalau yang sudah pun kami akan menawarkan kerja sama yang
menarik. Target pelanggan yang kami tuju dari remaja sampai dewasa yang berumur
sekitar 20-44 tahun, yang mempunyai uang saku atau pendapatan.
Tabel 3.2 Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur 2018 dan 2019
Tahun
|
2018
|
Tahun
|
2019
|
|||
Kelompok
|
Jumlah
|
Penduduk
|
Jumlah
|
Penduduk
|
||
Umur
|
Laki-Laki
|
Perempuan
|
Total
|
Laki-Laki
|
Perempuan
|
Total
|
20-24
|
368.698
|
357.865
|
726.563
|
355.123
|
337.062
|
692.185
|
25-29
|
365.172
|
348.693
|
713.865
|
354.574
|
340.182
|
694.756
|
30-34
|
354.591
|
335.497
|
690.088
|
358.184
|
343.635
|
701.819
|
35-39
|
335.798
|
319.773
|
655.571
|
341.895
|
331.936
|
673.831
|
40-44
|
302865
|
287.757
|
590.622
|
309.095
|
296.162
|
605.257
|
Sumber: Badan Pusat
Statistik, 2018 dan 2019
Karakteristik pelanggan yang
ada di kegiatan usaha Jaya Mandiri adalah seringnya penggunaan alat berat
kontraktor. Dan dikembangkan dengan media informasi yang lebih mendalam ataupun
spesifik dengan media internet, dan sosial media. mengikuti trend perkembangan
alat kontraktor yang semakin canggih dalam penggunaan.
3. Positioning
Dalam usaha sparepart alat berat ini, segment yang kami buka adalah
semua kalangan yang bekerja diperusahaan/individu yang menggunakanalat berat,
tidak membatasi itu kalangan bawah, tengah, maupun kalangan atas. karena usaha
kami ini mengedepankan kepuasan konsumen, bagaimana usaha yang kami dirikan ini
dapat diterima semua kalangan masyarakat. Dalam mengedepankan usaha ini, kami
mengatur strategi, yaitu mengedepankan kualitas produk yang unggul dengan kinerja
karyawan yang telah diuji secara professional dengan tidak memandang dari segi
kalangan apapun dan memberikan fasilitas pelayanan yang baik
BAB IV
Perkiraan Permintaan dan Penawaran Usaha
4.1 Permintaan
Permintaan adalah “ Jumlah
suatu komoditi yang bersedia dibeli individu selama periode waktu tertentu
merupakan fungsi dari atau tergantung pada komoditi itu, pendapatan nominal
individu, harga komoditi lain, dan cita rasa individu”(Salvator, 2006).
Tabel 4.1 Permintaan Produk
Usaha Jaya Mandiri
Tahun
|
Penjualan Produk
|
Kenaikan
|
2017
|
960
|
|
2018
|
1.920
|
100%
|
2019
|
2.880
|
50%
|
Total
|
5.760
|
|
Rata-rata
|
1.920
|
75%
|
Sumber:
penulis,2020
Penjualan
Usaha Jaya Mandiri Palembang pada tahun 2017 adalah sebanyak 960 pcs,
denganpenjualan perminggunya yaitu 20.
Penghitungan
penjualan tahun 2017 yaitu: Penjualan tahun 2017 = 20 pcs / minggu x 4 (bulan)
x 12 = 960pcs.
Pada tahun 2018, penjualan Usaha Jaya Mandiri Palembang
terus bertambah yaitu menjadi 1.920pcs, dengan penjualan perminggunya yaitu 40
pcs. Penghitungan penjualan tahun 2018 yaitu:
Penjualan
tahun 2018 = 40 pcs/ minggu x 4 (bulan) x 12 = 1.920pcs.
Pada
tahun 2019, penjualan Usaha Jaya Mandiri Palembang mengalami peningkatan
menjadi 2.880 pcs, dengan penjualan perminggunya yaitu 60 pcs. Penghitungan penjualan 2019 yaitu:
Penjualan
tahun 2019 = 60 pcs/ minggu x 4 (bulan) x 12 = 2.880 pcs.
Peningkatan
2018 = (𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑎h𝑢𝑛 2018 -𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑎h𝑢𝑛 2017) x 100% : 𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑎h𝑢𝑛 2017
=1.920-960
𝑥100% : 960
=
100%
Peningkatan
2019 = (𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑎h𝑢𝑛 2019−𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑎h𝑢𝑛 2018) x 100% : 𝑃𝑒𝑛𝑗𝑢𝑎𝑙𝑎𝑛
𝑡𝑎h𝑢𝑛 2018
=2.880−1.920
𝑥100% :1.920
= 50%
Berdasarkan
data diatas didapatkan rata-rata persentase kenaikan penjualan Val Koi
Palembang sebesar 75%, yang didapatkan dari penghitungan:
Rata-rata Peningkatan
= 𝑃𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑡𝑎𝑠𝑒
𝑡𝑎h𝑢𝑛 (2018+2019) 𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎h
𝑡𝑎h𝑢𝑛100%+50% : 2
= 75%
Ramalan
penjualan Usaha Jaya Mandiri Palembang 3 tahun kedepan. Menggunakan
perhitungan, yaitu: jumlah permintaan tahun 2019 x laju pertumbuhan penduduk
tahun 2020-2025.
Gambar
4.1.1 Laju Pertumbuhan Penduduk di Indonesia
Tabel 4.1.2 Perkiraan Permintaan Produk Usaha Jaya Mandiri Selama
3 Tahun Mendatang Periode 2020-2022
Tahun
|
Permintaan
|
2020
|
1.938,048
|
2021
|
1.956,266
|
2022
|
1.974,655
|
Total
|
5.868,969
|
Rata-rata
|
1.956,323
|
Sumber :
Perhitungan Penulis,2020
4.2 Penawaran
Penawaran(supply)
mempunyai arti jumlah dari suatu barang tertentu yang mau dijual pada berbagai
kemungkinan harga, dalam jangka waktu tertentu, ceteris paribus. Penawaran
menunjukkan jumlah (maksimum) yang mau dijual pada berbagai tingkat harga atau
berapa harga (minimum) yang masih mendorong penjual untuk menawarkan berbagai
jumlah dari suatu barang. Hubungan antara harga per satuan dan jumlah yang mau
dijual dirumuskan dalam hukum penawaran: ceteris paribus, produsen atau penjual
cenderung menghasilkan dan menawarkan lebih banyak pada harga yang tinggi daripada
pada harga yang rendah (Hanafie,2010).
Tabel 4.2.1 Jumlah Penawaran Usaha Sejenis
Pesaing
Pesaing
|
Penawaran/minggu
( dalam buah )
|
Penawaran/bulan
( dalam buah)
|
Penawaran/tahun
(dalam buah)
|
Unico
|
20
|
80
|
960
|
Utama Diesel
|
15
|
60
|
720
|
Usaha Lain
|
10
|
40
|
480
|
Total
|
45
|
180
|
2.160
|
Rata-Rata
|
15
|
60
|
720
|
Sumber : Data
dari Berbagai Tempat Pesaing
Gambar 4.2.1 Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Sumber: BPS, INDEF (Koran Jakarta)
Tabel 4.2.2 Perkiraan Penawaran Pesaing 3
Tahun Mendatang
Tahun
|
Penawaran
|
2020
|
1.006,08
|
2021
|
1.054,37
|
2022
|
1.104,98
|
Total
|
3.165,43
|
Rata-rata
|
1.055,14
|
Sumber: Penulis, 2020 (Perhitungan: Jumlah
Penawaran X Pertumbuhan Ekonomi)
4.2.3 Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar
Usaha Jaya Mandiri akan melakukan rencana penjualan dengan cara
menjual melakui media sosial dan secara langsung. Media Sosial yang dimaksud
yaitu; Whatsapp, Instagram, Facebook. Usaha Jaya Mandiri melakukan rencana penjualan
dengan langsung. Letak usaha yang berada di jalan letnan jaimas no.34, Kec.
Bukit Kecil, Palembang.
Tabel 4.2.3 Rencana Penjualan dan Pangsa Pasar
Tahun
|
Permintaan
A
|
Penawaran
B
|
Peluang
C=A-B
|
Rencana Penjualan
D
|
Pangsa Pasar
E=Dx100% : C
|
2020
|
1.938,05
|
960
|
978,05
|
754,56
|
77%
|
2021
|
1.956,27
|
720
|
1.236,27
|
790,78
|
64%
|
2022
|
1.974,66
|
480
|
1.494,66
|
828,74
|
55%
|
Total
|
5.868,97
|
2.160
|
3.708,98
|
2.374,08
|
196%
|
Rata-rata
|
1.956,32
|
720
|
1.236,33
|
791,36
|
65%
|
Sumber: penulis, 2020
BAB V
SISTEM WARALABA JAYA MANDIRI
5.1 Sistem Perizinan/Legal
Perizinan usaha ataupun hukum menekankan pada legal atau tidak
legalnya suatu usaha, yang dilihat berdasarkan proses pengurusan legalitas
pendirian usaha. Dalam melakukan kerjasama antara pemberi waralaba (franchisor) dan penerima waralaba
(franchise) pada waralaba Jaya Mandiri ini, jelas membutktikan bahwa
bentuk legalitas usaha ini legal. Beberapa surat perizinan yang diperlukan
dalam memulai menjadi terwaralaba Jaya Mandiri, bagi franchisee
yang sudah memiliki usulan
lokasi tempat usaha sebaiknya membawa fotocopy dokumen,
seperti :
1. Setifikat Bangunan
2. IMB (Izin mendirikan Bangunan)
3. KTP (Kartu Tanda Penduduk)
4. KK (Kartu Keluarga)
5. (jika sudah ada), seperti :
§ SITU (Surat
Izin Tempat Usaha) berdasarkan Undang-Undang Gangguan
§ (HO)
§ SKDU (Surat Keterangan Domisili
Usaha)
§ SIUP (Surat Izin
Usaha Perdagangan)
§ TDP (Tanda Daftar Perusahaan)
§ STPUW (Surat Tanda Pendaftaran Usaha
Waralaba)
§ NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
§ PKP (Pengusaha Kena Pajak)
6. Denah Lokasi
5.2 Sistem Instalasi dan Renovasi Bangunan
Bagi terwaralaba yang sudah memiliki tempat atau lokasi yang siap
pakai yang sesuai dengan kriteria pewaralaba, maka sebagai terwaralaba
melakukan renovasi bangunan yang seluruh konsep ataupun desainnya ditentukan
oleh pewaralaba, yang dalam hal ini selaku franchisor Usaha Jaya Mandiri. Untuk
instalasi adalah penambahan daya listrik. Penambahan ini dilakukan, apabila
daya listrik yang ada sekarang kurang dari yang seharusnya dibutuhkan. Biasanya
penambahan daya listrik ini mulai dari 900 W sampai dengan 1300 W dalam satuan
watt. Seluruh beban instalasi dan renovasi Bangunan, dibebankan kepada sang terwaralaba.
5.3 Sistem Perlengkapan dan Peralatan Toko
Perlengkapan dan peralatan toko yang diperlukan dalam memulai waralaba
Indomaret, sepenuhnya ditentukan oleh pewaralaba. Dalam hal ini, pewaralaba membuat
estimasi apa-apa saja yang diperlukan berdasarkan dengan luas penjualan yang
kurang dari 200 M2. Perlengkapan dan peralatan toko yang
dibutuhkan, seperti :
•
Meja kasir @ 3set
•
Rak stationary @ 1 pcs
•
Rak buku @ 1 pcs
•
Rak barang @ 10set
•
Papan jaya mandiri @ 1pcs
•
Kursi Plastik @ 10pcs
•
Komputer @ 2pcs
•
Nota pembelian @ 100pack
•
Nota tanda terima @ 50pack
•
Nota Memo @ 50pack
•
Printer @ 1pcs
•
Kertas HVS @ 1 pack
•
Alat Tulis @ 5set
Seluruh perlengkapan dan peralatan toko yang dibutuhkan, dibeli oleh
pewaralaba dan seluruh biaya dibebankan oleh sang terwaralaba.
5.4 Pengadaan Barang Dagangan
a. Pemesanan Pembelian
Sebagai franchisee dari usaha Jaya Mandiri, seluruh pembelian barang
dagangan dilakukan dari pihak franchisor. Franchisor berhak menentukaan barang
dagangan, termasuk komposisi jenis, tingkat harga jual dan sumber barang
dagangan toko jaya mandiri, yang sesuai dengan lokasi, luas dan potensi toko
dari seorang franchisee. Pihak franchisor
menetapkan dan mengevaluasi tingkat persediaan toko yang wajib dipenuhi pihak
franchisee. Sebagai franchisee, pembelian barang dagangan cukup dilakukan
dengan telepon atau sistem online dengan distribusi langsung usaha jaya mandiri, yang terpusat di Palembang dan di beberapa tempat
lainnya. Kedua belah pihak akan menyusun jadwal pengiriman barang ke toko jaya
mandiri, dengan mempertimbangkan efisiensi biaya kirim, kondisi para pemasok
dan potensi tingkat penjualannya.
b. Penerimaan Barang
dan Retur
Penerimaan barang dagangan dari
distribusi langsung jaya mandiri, akan langsung dicocokan jumlah, harga, tipe
dan ukuran dan lain-lainnya. Apabila dalam pengelolaan barang dagangan terdapat
kehilangan ataupun kerusakan barang dagangan saat pengiriman, hanya dapat
diklaim ke pihak franchisor pada saat serah terima barang dari supir
pengirimpihak franchisor dengan penerima barang pihak franchisee. Barang
dagangan yang tidak laku terjual selama 2 tahun, franchisor akan melaksanakan
pereturan barang dagangan tersebut. Dan dalam hal ini seorang franchisee wajib
memeriksa kondisi kelayakan jual atas seluruh barang makanan dalam toko Jaya Mandiri.
c. Penempatan dan
Penataan Barang Dagangan
Penempatan dan penataan barang dagangan, sesuai dengan konsep dan
desain dari franchisor, sebagai franchisee hanya mengikuti seluruh konsep dan
desain yang diberlakukan franchisor. Franchisor berhak menentukan program sewa
tempat dan program promosi lainnya dengan para pemasok, dan franchisee
berkewajiban melaksanakan seluruh program dari franchisor dengan memajang
barang pada tempatnya, memasang materi promosi penjualan dalam
toko, meneruskan hadiah yang ada kepada pelanggan.
5.5 Menjadi Franchisee usaha Jaya Mandiri
Untuk membeli hak waralaba usaha jaya mandiri atau franchisee, langkah
awal yang harus dipenuhi adalah:
1. Warga Negara
Indonesia(WNI).
2. Menyediakan ruang usaha ukuran 120-150 m2 (milik
sendiri/sewa).
3. Memiliki NPWP dan PKP, serta kelengkapan perijinan
lainnya.
4. Investasi peralatan toko dan biaya waralaba.
Usaha Jaya Mandiri dapat menyiapkan
pengelolaan toko dalam hal:
1. Survey kelayakan tempat usaha dan bantuan mencari
lokasi.
2. Perencanaan
anggaran biaya.
3. Studi kelayakan investasi.
4. Tata ruang dan
perencanaan toko.
5. Pengurusan ijin usaha dan NPWP.
6. Renovasi ruang usaha.
7. Pembelian peralatan toko.
8. Seleksi dan pelatihan karyawan.
9. Standard kerja dan sistem penggajian karyawan.
10. Paket sistem operasional toko dan administrasi
keuangan.
11. Seleksi dan kredit barang dagangan tanpa bunga dan
tanpa jaminan.
12. Program promosi penjualan.
5.6 Pola Waralaba
Terdapat 2(dua) pola kerjasama waralaba, yaitu:
1. Tidak memiliki tempat usaha
Jika kita tidak memiliki tempat usaha, usaha Jaya Mandiri menawarkan
dua opsi kerja sama.
a) Usulan lokasi baru
Jaya Mandiri menawarkan lokasi yang telah disurvey
perencanaan matang, mulai dari design layout toko, estimasi investasi,
pendapatan, pengeluaran dan payback periode.
b) Take over kepemilikan.
Jaya Mandiri menawarkan toko milik sendiri, yang sudah teruji dan
menguntungkan. System ini relative lebih safe namun nilai investasinya lebih
tinggi dibanding dengan membuka toko baru karena ada biaya toko, sejak dibuka
hingga mencapai kondisi mapan.
Perhitungan Biaya:
BIAYA FRANCHISE
Rp 35.000.000 (+ PPN)
BIAYA INVESTASI
Rp 150.000.000 - 250.000.000
(Franchise fee, perijinan, pembelian,
peralatan elektronik dan non elektronik)
BIAYA ROYALTI
Presentase Penjualan Bersih (perbulan)
Rp. 0 - Rp.
50.000.000 -> 2%
Rp.
50.000.000 - Rp. 100.000.000 -> 4%
Rp.
100.000.000 - Rp. 150.000.000 -> 6%
2. Memiliki tempat usaha
Apabila anda telah memiliki lokasi usaha, usaha Jaya Mandiri
menawarkan kerja sama sebagai berikut:
a. Ruang usaha atau rumah atau tanah
Ø Prosedur kerja sama dengan “Usaha lokasi toko baru”.
Ø Jaya Mandiri terlebih dahulu melakukan survei kelayakan lokasi yang
anda usulkan, mulai dari usulkan, mulai dari potensi wilayah, peruntukan
bangunan dan perijinan, perencanaan layout tokosampai dengan estimasi payback
periode-nya.
Ø Jika semua dinilai layak, kerja sama
dapat dilakukan. Akan tetapi jika tidak atau ada kendala lain, jaya mandiri
akan menyerahkan untuk mencari lokasi yang lain.
b. Minimarket existing
Jika kita memiliki toko yang kurang berkembang dan ingin
mengembangkannya, dapat bergabung dengan jaya mandiri. Prosedur standardnya
sama, mulai dari survey kelayakan lokasi hingga estimasi payback periode.
5.7 Keuntungan Waralaba
1. Transformasi
Pengetahuan
Bergabung dengan jaya mandiri, akan
banyak diperoleh pengetahuan bisnis toko modern dan sekaligus menempatkan anda
sebagai pelaku bisnis.
2. Potensi Pasar
Bantuan survey lokasi dari jaya mandiri akan memperkaya wawasan
mengenai potensi dan strategis tidaknya lokasi.
3. Tidak full time
Dukungan system operasional toko yang terintegrasi, membuat para
investor tidak perlu terlibat secara full time dalam operasional toko ataupun
meninggalkan pekerjaan sebelumnya.
4. Peluang berkembang
Investor dapat memiliki lebih dari 1 (satu) unit toko dengan tingkatan
kesibukan yang sama dan dapat diatur.
5. Minimalisasi Resiko
Perencanaan matang, mulai survey
lokasi sampai dengan opening toko, kecepatan distribusi dan kelengkapan barang
dagangan, serta dukungan management toko yang solid akan membantu investor
dalam menekan resiko kerugian.
BAB VI
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Pada prinsipnya setiap waralaba Usaha Jaya Mandiri menjual
produk-produknya dengan strategi maupun teknik penjualan yang bagus, sehingga
komoditas yang ditawarkannya dapat terjual dengan baik. Kualitas pelayanan yang
diberikan adalah merupakan kinerja terpenting oleh perusahaan bagi kepuasan
konsumen/pelanggan.
B. SARAN
a) Perusahaan sebaiknya memperhatikan hal-hal penting bagi
konsumen, supaya mereka merasakan kepuasan sebagaimana yang diharapkan.
b) Persediaan barang pada usaha Jaya Mandiri
agar dapat disajikan dengan lebih lengkap agar apa yang diinginkan konsumen
dapat dipenuhi .
c) Mayoritas konsumen Indonesia sensitive
terhadap harga, karena itu Indomaret agar menekan harga dengan cara memutus
saluran distributor yang panjang yang akan meminimalkan biaya dan pada akhirnya
harga menjadi sama dengan pesaing. Selebaran yang full color dengan informasi
produk dan harga tidak akan banyak mempengaruhi pembeli karena mereka juga akan
mendapat selebaran yang sama menarik dari peritel lainya.
d) Pelayanan pada usaha Jaya Mandiri sebaiknya ditambahkan dengan fasilitas pesan belanja melalui telpon
agar tidak kalah dengan pesaing.
e) Jaya Mandiri dapat membuka cabang tidak hanya di kota-kota
besar saja, akan tetapi di daerah yang terpencil.
f) Dapat meningkatkan mutu dan kualitas.












Comments
Post a Comment